Kilas Balik Gorie di 2014

Taaddaaaaa (aksen minion) sorry bro and sist, sudah lama nggak update blog. Pasti sudah pada nunggu coretan ane yang nggak mutu ini ya (cuiihh siapa lu gor, Pak RW 004 aja nggak kenal ama lu). ane akhir-akhir ini lagi sibuk banget, biasa kerjaan ane apa lagi kalo bukan sebagai kuli gambar. Mending yang digambar lukisan kaya Monalisa, lha ini gambar peta yang kadang ane nggak ngerti itu betul apa enggak (kalo si Bos baca ini sory ya…hahaha). Tapi nggak masalah, ane happy ama kerjaan ane sekarang, meski hidup di tengah hutan sawit yang kadang bertatap pandang dan saling kedip sama ular kobra. Oh ya sebelumnya ane mau ngucapin Happy New Year (teett…terett…teeeteettt) buat bro and sist semua. Semoga di tahun 2015 ini kita semua tambah sukses dan banyak rejeki.

Ngomong-ngomong soal tahun baru, nggak terasa juga sudah tahun 2015 sekarang. Padahal kayaknya baru kemaren ane liat film “Panji Manusia Millenium”, yang katanya tahun 2000 adalah tahun millenium. Lu semua yang leting ama ane pasti inget kan film itu, yang pemerannya Kang Primus dan konstumnya Hitam-Silver dah kaya Batman kena pilox. Tapi ane kali ini nggak akan bahas itu manusia millenium (bodo amat), ane pengen cerita tentang beberapa kisah selama 2014 yang lalu (oke gelar tikar dan nyeruput kopi). Banyak hal yang bisa dibilang woow buat ane di tahun 2014, sebenarnya ada beberapa resolusi yang nggak tercapai dan banyak juga yang nggak pernah ane rencanain malah tercapai di tahun 2014.

Yaahh meskipun menyambut 2014 dengan status pengangguran tapi akhirnya ane nemuin kerjaan yang rasanya pas. Setelah 1 tahun lamanya menjelajah Papua, yang walau nyatanya cuma muter-muter aja di Merauke tapi itu adalah pengalaman yang sangat-sangat berharga. Buat temen-temen yang mau baca cerita singkat ane waktu menjelajah hutan Papua bisa baca di Papua Sebuah Kisah Sebuah Cerita (malah promo…wuuuu). Ada salah satu temen ane inisialnya Imam (lho kok sebut merk…hahahaha..piss bro) dia minta buat update kisah kami di Papua. Kebetulan bro Imam ini adalah temen satu team survey waktu di Kabupaten Mapi. Nantilah kalo ada mood ane update ya ceritanya. Dan setelah meninggalkan Merauke akhirnya ane masih kerja lagi di perusahaan sama, kayaknya masih belom bisa move on ane dari perusahaan dengan logo ‘W‘ ini. Sampit Kalimantan Tengah adalah kota singgahan ane selanjutnya untuk melanjutkan petualangan ane. Masih banyak temen-temen yang punya anggapan kalo kota Sampit serem, mungkin pikiran mereka masih teringat tentang kerusuhan yang terjadi disini beberapa tahun yang lalu. Tapi tenang aja sob, kota ini telah banyak berubah dan selama ane disini keadaaan aman, tentram, lohjinawi, makmur, sehajtera, dan sebagainya. Di Sampit ini adalah kawah candra dimukanya GIS bagi perusahaan W ini. Walau kerjaannya bisa dibilang selow tapi ane nyaman disini. Gimana nggak nyaman kerjaan kita disini cuma makan pentol sama gorengan saja (uppss kalo bos baca gawat ini, piss ya boss :D), tapi tanggung jawab kerjaan tetap selesai donkkk (uhhuuyyy).

Salah satu yang paling berkesan adalah akhirnya ane ngerubah status. ane NIKAH CUYYYYY (hooreee…horeee…hoooreee). Akhirnya setelah penantian selama 26 tahun 25 hari ane melepas masa lajang dan pekerjakaan yang ane simpan selama ini. Dan akhirnya juga ada cewek yang sadar dan mau nerima ketampanan ane. Tepatnya tanggal 22 Agustus jam 09.00 teng ane dengan lancar dan agak gemetar berhasil mengucapkan ijab kobul yang ane hafalin selama 3 bulan. Sekarang ane bisa nepis semua ejekan temen-temen berandal kalo ane emang laku (hahahahaha….songong amat ane). Sebenarnya ada sebuah motivasi atau lebih tepatnya sakit hati yang bikin ane berani untuk mempersunting Adinda Reza (ciiieeee…kalo orangnya baca pasti geer), dulu ada salah satu temen yang bilang “Lu nggak kasihan ama si otong, masak 25 tahun cuma buat kencing aja”. Sumpah ane rada sakit hati denger omongan itu, harga diri ane sebagai cowok tertanpan di RT 012 merasa tercoreng. Dan akhirnya ane bisa buktiin kalo si otong berguna juga buat kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara (ngomong apa aku ini????). Kadang ada perasaan seperti nggak percaya kalo ane sudah punya istri, tidur ada yang nemenin, makan ada yang nyuapin, mandi ada yang nyabunin (upppss keceplosan). Efek masih kagetnya perubahan status masih terasa sampe sekarang, salah satunya kadang tangan masih nggak sengaja mukul istri yang tidur disamping. Hahahaaa… ya maklum aja, biasanya tidur sendiri dan sering ngelindur (peace ya bun :*).

Sebenarnya ada satu yang masih kurang, yaitu kebersamaan bersama istri, ya mau gimana lagi ane ada kerja di Kalimantan sedangkan istri kerja di Jogja. Demi sebongkah permata saphire dan ruby, kakang siap bepisah dengan adinda (lebbuyyy dan kaya di sinetron Ind**iar). Selama hampir 5 bulan ini waktu untuk ketemu istri kalo di total nggak genap 30 hari (T__T), ngenes banget nasibku ini. Sempet punya pikiran istri dibawa kesini, tapi kayaknya harus berfikir 1000x karena resiko yang dihadapi lebih besar. Gitulah sob apa yang ane cerita flashback ane di 2014 kemaren. Harapan ane di 2015 ini nggak muluk-muluklah (nanti Allah bingung kalo ane kebanyakan minta), ane cuma berharap di 2015 ini bisa lebih dewasa dan bijaksana untuk karir dan keluarga kecil ane. Dan Insya Allah ditahun 2015 akan hadir malaikat kecil ane (tambahhh cihuuuyyyyy), sekarang masih usia 7 minggu sih tapi semoga sehat terus sampai lahiran…Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s